Implementasi Micro Teaching dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa PAI di STAI Aceh Tamiang
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi pedagogik bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai calon guru profesional. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan mahasiswa yang belum optimal dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui implementasi micro teaching sebagai latihan mengajar dalam skala terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi micro teaching, menganalisis peningkatan kompetensi pedagogik mahasiswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya di STAI Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi dosen pengampu dan mahasiswa PAI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan melalui triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi micro teaching melalui tahapan perencanaan (penyusunan RPP), pelaksanaan (simulasi mengajar), observasi, dan refleksi mampu meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa. Peningkatan terlihat pada kemampuan merancang pembelajaran, mengelola kelas, menggunakan metode yang variatif, serta melakukan evaluasi pembelajaran. Selain itu, micro teaching juga meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi mahasiswa. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, kesiapan mahasiswa, dan penggunaan media pembelajaran yang belum optimal.
Dengan demikian, implementasi micro teaching dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa PAI secara sistematis dan berkelanjutan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Majid, A. (2013). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rusman. (2017). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Schön, D. A. (1983). The Reflective Practitioner: How Professionals Think in Action. New York: Basic Books.
Shulman, L. S. (1987). Knowledge and Teaching: Foundations of the New Reform. Harvard Educational Review, 57(1), 1–22.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Zaini, H., Munthe, B., & Aryani, S. A. (2008). Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: CTSD.